Tulang Bawang Barat-triposindonesia.com
Zaidirina Heri wardoyo Pejabat PJ Bupati serahkan Berkas LKPJ Tahun Anggaran 2022 dalam agenda Rapat paripurna Dewan perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Tulang Bawang Barat Pada Senin (27 /3/2023 sekira Pukul 10.00.WIB
Hadir dalam rapat paripurna tersebut pejabat PJ Bupati Tubaba Zaidirina Heri wardoyo,Ketua DPRD Ponco Nugroho,Wakil Ketua I Busroni.SH.Wakil Ketua II Joko Kuncoro,Dandim 0412/LU diwakili Danramil 412-01/TBT Kapten Inf Jauhari Kapolres AKBP Ndaru Istimawan.
Kasi Intel Dodi Ariansyah, Sekdakab Nopriwan Jaya. Sekwan DPRD Rudi Riansyah, Para Staf Ahli Bupati, Kepala Pengadilan Agama Fitri. Asisten I,II dan III Kepala OPD, Kabag, Camat, dari 24 jumlah anggota DPRD 11 orang hadir Anggota DPRD (kuorum) serta hadir pula kepalo tiyuh dan lurah melalui meting zoom.
Diketahui selain Penyampaian LKPJ juga Paripurna Internal Perubahan Alat Kelengkapan DPRD setempat berlangsung di ruang rapat utama Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Tiyuh Panaragan komplek perkantoran Pemerintah Daerah Kabupaten Tubaba.
Pejabat PJ bupati Tubaba Zaidirina Heri wardoyo,dalam sambutannya Penyampaian LKPJ Tahun Anggaran 2022 dilaksanakan dalam memenuhi kewajiban konstitusi sebagaimana diamanatkan dalam memenuhi kewajiban
” Sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 18 Tahun 2020 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019 tentang Laporan dan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah yang mewajibkan kepada seluruh kepala daerah untuk menyusun LKPJ selama satu tahun anggaran.sampainya
Dalam sambutan Zaidirina juga menyatakan penyelenggaraan tugas dan fungsi pemerintah daerah, dengan mengacu pada indikator kinerja makro yang didukung oleh seluruh Perangkat Daerah, maka berbagai upaya pencapaian indikator kinerja tersebut yang telah dijalankan
dan dicapai pada tahun 2022
” Pilar Ekonomi Berdasarkan hasil perhitungan PDRB tahun 2022, angka PDRB atas dasar harga berlaku mencapai 13.233 triliun rupiah dengan kontribusi dari sektor Pertanian, Kehutanan dan Perikanan masih menjadi penyumbang terbesar
Perlu saya sampaikan sebesar 34,98%.Tubaba memiliki pertumbuhan ekonomi sebesar 4,49% pada tahun 2022 dari target kita sebesar 4% atau terealisasi 112%, dan ini juga meningkat tajam jika dibandingkan dengan tahun 2021 yang mencapai 2,89%.
Hal ini disebabkan resesi ekonomi sebagai dampak dari pandemi Covid-19 sudah mulai pulih.
Pendapatan perkapita juga mengalami peningkatan dari tahun 2021 sebesar 41,57 juta Rupiah di tahun 2022 menjadi 45,69 juta Rupiah.Untuk infrastruktur, kondisi jalan mantap sebesar 66,76% dari sebelumnya 63,8.%,”urainya.
Menurut Zaidirina dalam sambutannya juga memaparkan Program penyediaan dan pemeliharaan infrastruktur di
tahun 2022 terdiri dari Program Pengelolaan Sumber Daya Air, untuk perbaikan irigasi
Program Pengembangan Pemukiman, sebagai pendukung program TMMD dalam pengembangan wilayah, Program penyelenggaraan jalan, dengan peningkatan jalan sepanjang 23.305 km dan pemeliharaan rutin jalan sepanjang 105,15 km, Program Pengelolaan dan Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum tersebar di 11 desa.cetusnya.
Lanjutnya dibidang Pilar Sosial, Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Tulang Bawang Barat masih dibawah angka IPM Provinsi Lampung maupun Nasional dengan nilai 67.13 di Tahun 2022.Namun angka tersebut selalu mengalami kenaikan setiap tahunnya
komponen pendukung IPM selalu mengalami kenaikan, di tahun 2022, Angka Harapan Hidup senilai 70,23 tahun, Rata-Rata Lama Sekolah 7,72 tahun, Harapan Lama Sekolah 12,09 tahun dan Pengeluaran Perkapita pertahun 8,737 juta.tambahnya.
Dirinya juga mengatakan Angka kemiskinan tubaba mengalami penurunan menjadi 7,44 % dari tahun 2021 sebesar 8,32% dan gini ratio (ketimpangan pengeluaran) masih lebih baik dibandingkan provinsi maupun nasional di angka 0,261.
” Untuk mendukung program penanganan Prevalensi Stunting, pada Program Pengelolaan dan Pembangunan SPAM terbangun 1.086 SR. Adapun stunting Tubaba tahun 2021 sebesar 22,1 % menurun menjadi 16,4 di tahun 2022. Dalam penurunan stunting ini perlu kerja keras kita semua, terutama dalam pengaktifan posyandu dan PKK dalam penanganan sejak dini.paparnya.
Dalam bidang pendidikan,tambah zaidirina, pembangunan yang berasal dari DAK Fisik SD dan SMP meliputi pekerjaan Pembangunan dan Rehabilitasi ruang guru
Rehabilitasi ruang kelas Pembangunan dan rehabilitasi ruang perpustakaan Pembangunan dan rehabilitasi toilet (jamban)
Pembangunan ruang UKS
” Pembangunan dan rehabilitasi ruang laboratorium computer dan IPA Pengadaan Media Pendidikan SD Pengadaan peralatan TIK dan laboraturium IPA Penunjang SD Pemerintah Kabupaten Tubaba terus mengembangkan pendidikan dengan program program unggulan seperti, Tubaba Cerdas, Guru penggerak dan Tubaba Camp. ujarnya
Semantara dia menjelaskan Pilar Hukum dan Pemerintahan, Penyediaan dan pemeliharaan infrastruktur, pembangunan gedung perkantoran di tahun 2022 meliputi Kantor Camat TBU Kantor Perpustakaan Daerah Mall Pelayanan Publik (MPP) tahap I Masjid Polres Tubaba Perumahan Kajari Tubaba,”
” pemanfaatan teknologi informasi, penilaian SPBE mencapai 1,97 menjadi 2,07 di tahun 2022 dengan predikat cukup, Smart Village, Tiyuh cerdas berbasis digital sudah mencapai 100 tiyuh.
Dalam bidang pemerintahan, Capaian Nilai Sakip 2022 : B, Capaian Nilai RB : CC, Capaian SPIP : Level 3, Opini BPK : 11 Kali dan penilaian MCP KPK tahun 2022 sudah mencapai 92%. Serta Untuk pembangunan Mall Pelayanan Publik diharapkan tahun ini sudah dapat direalisasikan.tambahnya lagi.
Pilar Lingkungan, Penanganan sampah masih menjadi prioritas, dengan membangun 1 (satu) TPS-3r Guna dan Anorganik untuk Pemenuhan Infrastruktur Pemanfaatan Sampah Organik ” Pembangunan 252 Unit Sanitasi Masyarakat yang layak, Guna Terpenuhinya Pelayanan Kepada Masyarakat dan Menunjang Program Pencegahan dan Penurunan Stunting di Kabupaten
Dalam Kebijakan Mitigasi dan Penanggulangan Bencana yaitu dengan Pembentukan Desa Tangguh Bencana sebagai upaya mitigasi bencana khususnya bencana banjir. Kata dia.
Secara umum komponen Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2022 meliputi Pendapatan Daerah, Belanja Daerah dan Pembiayaan Daerah, dapat kami sampaikan sebagai berikut. Realisasi Pendapatan sebesar Rp. 867,42, milyar atau sebesar 95,45% dari target yang ditetapkan. Realisasi Belanja Daerah sebesar Rp. 839,85 milyar atau sebesar 94,58% dari target yang ditetapkan
Realisasi Penerimaan Pembiayaan Daerah sebesar Rp. 10,06 milyar atau sebesar 49,72% dan realisasi Pengeluaran Pembiayaan sebesar 37,588 milyar atau 91,78 % dari target yang ditetapkan, angka tersebut sebelum Unaudited BPK.
Adapun Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) tersebut sebagai laporan berupa Informasi penyelenggara Pemerintahan di Kabupaten Tubaba selama satu tahun anggaran Tahun 2022.tutupnya (ikbal suganda)






