Tulang Bawang Barat
triposindonesia.com
Upaya mempermudah pelayanan kepada masyarakat Pemerintah Daerah kabupaten Tulang Bawang Barat provinsi Lampung melalui Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kabupaten setempat Tahun Anggaran 2024 akan Segara Louching Aplikasi Sistem Pelayanan Pajak Elektronik (Sapen)Tubaba
Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Tubaba Ainuddin Salam, SE.,M.IP, melalui Kasubid pengembangan Pajak Daerah Yudistira natapraja, SE, Mengatakan, bahwa Dalam Waktu dekat pihaknya akan segara melaunching sistem aplikasi berbasis elektronik
“Upaya mempermudah pelayanan kita akan meluncurkan Aplikasi tersebut yang nantinya dapat mengakomodir sembilan pajak daerah di luar pajak PBB dan pajak BPHTB yang berbasis elektronik atau website,” ujarnya pada selasa (05/03/2024).
Menurut Yudistira secara langsung gagasan inovasi sistem aplikasi tersebut memiliki kemudahan dalam proses pengaksesan bagi semua pihak masyarakat pelaku usaha yang ada di daerah kabupaten Tubaba
“aplikasi ini dapat di input secara langsung melalui handphone atau komputer setelah di lakukan verifikasi dan di tetapkan sebagai wajib pajak, kemudian secara otomatis bisa mengetahui berapa besaran pajak yang harus di bayarkan ,untuk pembayaran nya bisa mengunakan mobile banking ,toko pedia, Alfamart atau barcode,”jelasnya.
Dirinya juga menambahkan Dari beberapa pajak yang dapat di akomodir melalui aplikasi sapen Tubaba tersebut di antara lain, pajak reklame, BPJT, hiburan, restoran makan minum, Hotel, Parkir, PPJ, air tanah, mineral bukan logam kemudian pajak sarang burung walet.
” aplikasi ini sangat memiliki azas manfaat yang tinggi bagi masyarakat yang taat akan pajak.
Kita akan memberikan pelayanan yang lebih mudah bagi masyarakat karena dengan menggunakan aplikasi sapen Tubaba tidak perlu lagi untuk mengantri atau datang ke kantor cukup dengan mengunakan handphone saja,”cetusnya
Yudistira juga mengutarakan meski sistem tersebut nantinya sudah berjalan pihaknya juga masih melakukan pelayanan pajak secara manual kepada masyarakat
“bagi masyarakat yang belum memahami aplikasi sapen, kita juga akan tetap melakukan pelayanan secara manual karena memerlukan tahapan agar nanti semua masyarakat dapat menggunakannya aplikasi Tersebut,”pungkasnya (is)






