K3PP Tubaba Soroti Proyek Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman Cipta Karya provinsi Lampung Diduga Asalan -asalan

oleh -573 Dilihat

Tulang Bawang Barat
triposindonesia.com

Kajian kritis kebijakan publik pembangunan (K3PP) kabupaten Tulang Bawang Barat soroti CV Selvira Makmur pelaksana proyek peningkatan jalan dan dreinase Tiyuh Pulung Kencana Suku 1 Tulang Bawang Tengah jika tidak sesuai dengan kualitas mutu pekerjaan dikerjakan asal – asalan harus diperbaiki kembali 

Ahmad Basri,ketua K3PP kabupaten Tubaba,mengemukakan soal pengerjaan proyek tersebut jika memang benar dikerjakan tidak sesuai dengan sertifikasi tentu menunjukan bahwa keberadaan konsultan pengawas proyek CV Pesona Consultan tidak menjelankan tugas dan fungsinya

” Karna ini kan proyek Provinsi yang berbasis APBD tentu Gubernur dan DPRD harus memberikan perhatian khusus terhadap pengerjaan proyek yang dikerjakan dengan asal – asalan tidak sesuai dengan juklak  teknis kualitas mutu.tuturnya,” pada rabu (6/9/2023)

lanjut Ahmad Basri, bahwa Proyek tersebut menelan biaya 556 juta lebih. Sebagai proyek tingkat tiyuh / desa tentu anggaran cukup besar. Diperkirakan peningkatan jalan dan dreinase tersebut tidak bisa dirasakan manfaatnya cukup lama oleh masyarakat Indikasi pengerjaaan proyek asal – asalan menunjukan masih rendahnya para kontraktor dan konsultan untuk memiliki tanggung jawab

” Apapun bentuknya pengerjaan proyek yang berasal dari alokasi APBD tidak bisa dikerjakan dengan seenaknya. Melihat apa yang dikerjakan oleh CV Selvira Makmur bersama CV Pesona Konsultan mengindikasikan bahwa mereka sesungguhnya bukan orang – orang yang profesional di bidangnya dan patut dicurigai tidak memiliki keahlian dalam pekerjaan proyek infrastruktur

Bisa jadi mereka pelaksana proyek tersebut beranggapan apa yang dikerjakan di tiyuh Pulung Kencana lokasinya jauh dari pengawasan Provinsi dan Dewan Setidaknya anggapan itu keliru besar

” Kesadaran publik masyarakat semakin hari semakin cerdas paham dan mampu melihat mana proyek berkualitas mana yang tidak. Ini yang harus dicatat bagi mereka yang menjadi kontraktor dan konsultan pengawas.pungkasnya

diberitakan sebelumnya

Warga Desak Gubernur Lampung Turun Tinjau Proyek peningkatan jalan di Tiyuh Pulung Kencana Tubaba Asal Jadi.

Tulang Bawang Barat
triposindinesia.com

Warga harapkan gubernur Lampung Arinal Djunaidi segera tinjau lokasi proyek peningkatan jalan berikut Draenase di suku satu Tiyuh Pulung Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Tengah (TBT)  Kabupaten Tulang Bawang Barat terindikasi dikerjakan pihak Rekanan tidak sesuai sertifikasi

Menurut Warga setempat yang tidak ingin disebutkan identitasnya mengatakan,bahwa Proyek tersebut dikerjakan kontraktor pelaksana CV, Selvira Makmur dan konsultan pengawas CV.Cipta Pesona Consultant, dengan nomer kontrak :602.1/19/PSU/KTRF/PPK/03/V.05/VII/2023, dengan anggaran, 552.591.963. sumber dana APBD Provinsi Lampung TA 2023

” Kami melihat terdapat banyak yang tidak beres alias amburadul dalam pengerjaan proyek milik pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Cipta Karya ini dikerjakan secara asal -asalan harus menjadi perhatian serius gubernur lampung bapak Arinal Djunaidi, kata warga setempat saat di komfirmasi wartawan pada rabu (6/9/2023)

Sejumlah Warga itu juga berharap kegiatan peningakatan jalan dan Onderlagh tersebut ,pihak rekanan harus bertanggung jawab untuk melakukan pembongkoran UIang dikerjakan dari titik awal mengutamakan kualitas mutu pekerjaan agar bisa memberikan azaz manfaat dirasakan oleh masyarakat 

“siapa saja rekanan Kalau ngerjain proyek di tubaba jangan kesanya hanya numpang berak saja,”kerjakan lah sesuai Prencanaannya kami yakin masih dapat untungnya kok,” kalau sudah seperti ini ya mau tidak mau harus di bongkar ulang, bapak gubernur lampung turun langsung lihat sendiri dilapangan ,”harap warga

Sementara Berdasarkan pantauan awak media dilokasi terdapat pemasangan matrial batu Onderlagh, lapen, Latasir, telah terjadi kecungan kurang sesuai dengan sepek saat di temui di lokasi pekerjaan, salah seorang pengawas mengatakan jalan tersebut ruas velume 398 meter dan lebar 2 meter setengah dan Drainase,25 meter,mereka hanya mengerjakan saja sesuai petunjuk pemilik pekerjaan

“Kami hanya mengerjakan sesuai petunjuk dan arahan yang punya pekerjaan proyek ini pak,yang punya kerjaan ini orang Kota Bumi,namanya pak Diki,dan dia juga jarang datang ke sini pak,mungkin dia sibuk,” ungkap Parmin yang mengaku dirinya sebagai pengawas lapangan

Saat awak media menyinggung cara pemasangan material batu Onderlagh tidak di gali menggunakan len, dibenarkan Parmin pengawasa proyek tersebut

” Benar mas memang tidak digali menggunakan len ,Iya pak nanti kita perbaiki tapi sebagaian ada yang pakai lenya, proyek ini kami juga khawatir kurang maksimal takut Onderlagh nya bergeser saja, bebernya

Berdasarkan hasil penelusuran awak media juga di sepanjang ruas proyek tersebut pemasangan batu 3,5 – 2,3 dan 1,2 aspal tampak terlalu tipis,sehingga terjadi kerusakan material batu mulai terlihat bertaburan

Sampai brita ini di terbitkan,pihak pelaksana kontraktor proyek tersebut belum bisa memberikan keterangan soal proyek yang dikeluhkan warga (IS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.