Jilid ll Warga tiyuh Marga Kencana Tubaba Desak APH dan sat pol pp Tubaba Tutup secara Permanen tempat Karaoke Diva

oleh -336 Dilihat

Tulang Bawang Barat-triposindoneaia.com

Hasil Rapat jilid ll melibatkan beberapa unsur pihak tertuang dalam surat berita acara di tanda tangangi secara bersama meminta agar tempat usaha Karaoke Diva di Tiyuh Marga Kencana Kecamatan Tulang Bawang Udik kabupaten tulang Bawang barat dapat di tutup secara permanen

Surat kesepakatan yang di tanda tangani puluhan warga masing masing di saksikan Bhabinsa Bhabinkantibmas,kepalo tiyuh tokoh masyarakat RK dan RT, berlangsung di kediaman ketua RK setempat Pada Minggu (12/4/2026) malam

Rapat tersebut tindak lanjut atas keresahan warga yang telah berlangsung cukup lama. Dalam forum itu, warga menegaskan penolakan keberadaan usaha Karaoke Diva merupakan murni aspirasi dari masyarakat lingkunga tidak ada pihak tertentu yang menunggangi

Kepalo Tiyuh Marga Kencana, Supriyadi, S.Sos, sebelumnya sempat menduga adanya kepentingan lain di balik penolakan. Namun, setelah mendengar langsung aspirasi warga, diketahui bahwa keberatan tersebut merupakan suara kolektif warga, khususnya di wilayah RK 05 yang merasa terdampak langsung.

Dalam rapat tersebut, warga menyampaikan beberapoin Penolakan Masyarakat. Surat tersebut berisi agar operasional Karaoke Diva tidak dilanjutkan kembali di lingkungan RT 22 RW 05 (RT 14 RW 04 alamat baru).

Adapun alasan penolakan antara lain karena kebisingan yang mengganggu ketenangan warga, dugaan sering terjadinya keributan seperti teriakan dan perkelahian, serta jam operasional yang disebut melebihi batas hingga dini hari, bahkan pada bulan Ramadan tetap buka

Selain itu, warga juga menyoroti aktivitas pemandu lagu yang dinilai kerap keluar dari lokasi usaha dan berkumpul di lingkungan permukiman pada malam hari, yang dianggap mengganggu kenyamanan warga.

Tokoh masyarakat setempat berharap aparat penegak hukum dan Satpol PP kabupaten tubaba dapat mengambil tindakan tegas, melakukan pemasangan garis polisi

Di sisi lain, warga juga menyampaikan kritik terhadap pemerintah tiyuh dan aparat lingkungan yang dinilai tidak tegas dalam merespons aduan keluhan masyarakat.

“Kami hanya ingin lingkungan yang aman dan tenang. Harapan kami, ada tindakan tegas dari pihak terkait,” ujar salah satu warga dalam rapat tersebut.

Sebagai tindak lanjut, warga meminta Kepalo Tiyuh untuk segera melaporkan persoalan ini ke tingkat kecamatan serta dinas terkait agar mendapatkan penanganan yang lebih konkret.

Warga pun menegaskan sikap mereka agar operasional Karaoke Diva ditutup secara permanen, demi menjaga ketertiban dan kenyamanan lingkungan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola Karaoke Diva belum memberikan tanggapan resmi atas penolakan yang disampaikan warga. Pemerintah daerah diharapkan segera mengambil langkah lanjutan guna mencegah polemik yang berpotensi memicu konflik sosial di tengah masyarakat. (Pn)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.