Tulang Bawang Barat
triposindinesia.com
Camat lambu kibang kabupaten Tulang Bawang Barat provinsi Lampung segera melakukan pemanggilan terhadap kepalo tiyuh pagar jaya menyikapi informasi masalah program ketahanan pangan
Cherry Camat Lambu kibang mengatakan pihaknya segera mengambil langkah tegas melakukan pemanggilan terhadap yang bersangkutan kepalo tiyuh setempat menyikapi informasi pemberitaan yang dimuat oleh sejumlah awak media
“menyikapi pemberitaan Awak media Setelah pemanggilan kepalo tiyuh selanjutnya kecamatan akan membentuk Team turun dilapangan kroscek Semua fisik ataupun non fisik DD tahun Anggaran 2023 di tiyuh pagar jaya,”tegasnya saat ditemui awak media diruang kerjanya pada Selasa (14/05/2024)
Camat lambu kibang menegaskan dalam agenda pemanggilan pihak kecamatan akan memeriksa dokumen mulai perencanaan dan APBT bila terdapat ada dugaan indikasi kerugian negara akan segera dilaporkanya kepada Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP)
” Kita kan punya (APIP,) nantinya seperti apa,karena kita fungsinya hanya pengawasan dan pembinaan langkah awalnya mulai dari proses perencanaan anggaran hingga evaluasi anggaran ,surat APBT ,kita lihat dulu Progresnya,jika dari hasil monotoring dilapangan ada yang menyalahi Aturan langsung kita koordinasika ke pihak Inspektorat tubaba,”tegas Cherry.
Sementara diberitakan sejumlah awak media sebelumnya DD Tiyuh pagar jaya Tubaba Tahun 2023 diduga Beraroma syarat Bermasalah
Realisai Dana -Desa Program Tiyuh/Desa Pagar jaya Kecamatan Lambu Kibang Kabupaten Tulang Bawang Barat provinsi Lampung diduga Beraroma syarat masalah mengarah pada tindak pidana korupusi
Eko bendahara Tiyuh setempat mengaku bahwa Dana Desa tahun 2023 telah di realisasikan terhadap program ketahanan pangan, dengan membeli kambing, bibit ikan lele dan pengerasan jalan.
“Kalau tahun lalu kami dari Tiyuh membeli 4 kambing yang kita serahkan ke masyarakat di suku 02, bibit ikan lele yang kita Tarok di keramba di embung Tiyuh tapi sekarang sudah tidak ada lagi karena tidak ada hasilnya gagal
tahun itu juga kita bangun kan empat apa lima gorong-gorong di suku 2 dan ada juga pengerasan jalan (sabes) di suku dua juga di jalan usaha tani,”katanya kepada awak media pada Jum’at (10/05/2023)
Saat di mintai keterangan lebih lanjut oleh
awak media mengenai berapa jumlah Nilai anggaran yang di realisasikan di setiap kegiatan,bendahara Tiyuh beralasan dirinya sudah lupa di karenakan sudah lewat tahun anggaran.
“Kalau anggaran di setiap kegiatan ketahanan pangan itu saya lupa mas,soalnya itu sudah lewat dan juga enggak semua informasi itu harus saya katakan”.alasan Eko.
Sementara ditempat terpisah salah satu masyarakat penerima bantuan yang dikatakan Eko bendahara tiyuh setempat membantah bahwa tidak pernah menerima bantuan kambing tersebut
” Tidak ada mas bantuan Dari DD kambing yang kami pelihara merupakan punya orang pribadi gaduhan bagi hasil , bukan pemberian bantuan dari pemerintah Tiyuh seperti yang di katakan oleh bendahara tiyuh .kata warga
Ditempat terpisah kepada awak media mantan ketua BPT menyatakan bahwa dirinya sudah mengundurkan diri,dari jabatannya akibatkan tidak ada nya transparan pengelolaan Dana Desa
“Saya sudah mengundurkan diri dari jabatan sebagai ketua BPT di karenakan tidak adanya keterbukaan dalam pengelolaan Dana Desa dengan BPT dan tidak ada nya keterbukaan kepada masyarakat,keluhnya
Dia juga membeberkan bahwa dalam pengelolaan DD tiyuh setempat selama ini selain banyak masalah banyak perangkat Tiyuh yang tidak dipungsikan
“Bayangkan saja dari kasi perencanaan,RK,RT, Hinga BPT tidak ada yang di fungsikan.semua itu di kelola Sama Kepalo Tiyuh, bendahara dan sekertaris Tiyuh,”tutupnya
Sementara hingga berita ini diterbitkan kepalo tiyuh setempat belum berhasil dikomfirmasi (**)







